ROKAN HILIR – Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam, meresmikan Program NAN BISA (Pelayanan Bijak Satu Atap) di Kecamatan Rimba Melintang, Kamis (15/10/2026). Kehadiran pusat pelayanan terpadu yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Rimba Melintang tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus menyederhanakan proses pengurusan berbagai kebutuhan administrasi.
Program NAN BISA dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses sejumlah layanan pemerintahan tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju ibu kota kabupaten. Melalui pelayanan yang terintegrasi, warga diharapkan dapat menghemat waktu, biaya transportasi, serta memperoleh informasi yang lebih mudah dan jelas terkait kebutuhan administrasi mereka.
Peresmian ini menandai langkah Pemkab Rohil dalam mendorong reformasi birokrasi di tingkat kecamatan. Pelayanan publik yang sebelumnya mengharuskan masyarakat mendatangi sejumlah instansi berbeda diharapkan dapat disederhanakan melalui penyediaan layanan dalam satu lokasi.
Adapun layanan yang tersedia melalui Program NAN BISA mencakup administrasi kependudukan, informasi sosial, serta pelayanan administrasi dan informasi terkait Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Untuk administrasi kependudukan, masyarakat dapat mengakses pelayanan pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta dokumen pencatatan sipil lainnya. Sementara itu, layanan informasi sosial memberikan akses informasi dan pendaftaran program bantuan sosial pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Di bidang penyediaan air bersih, masyarakat juga dapat memperoleh informasi dan mengurus kebutuhan administrasi yang berkaitan dengan SPAM. Kehadiran layanan tersebut diharapkan membantu warga mendapatkan informasi secara lebih mudah tanpa harus mendatangi kantor pelayanan yang jauh dari tempat tinggal mereka.
Dalam arahannya, Bupati Rohil H. Bistamam menegaskan bahwa Program NAN BISA dihadirkan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit-belit sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Menurutnya, pelayanan publik harus berorientasi pada kebutuhan warga. Pemerintah dituntut menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, cepat, transparan, profesional, serta memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh masyarakat.
"Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat. Kami menginstruksikan agar pelaksanaannya berjalan secara berkelanjutan dengan pelayanan yang cepat, transparan, profesional, dan tanpa diskriminasi," ujar Bistamam dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa keberadaan pusat pelayanan terpadu tersebut perlu diikuti dengan pelaksanaan yang konsisten. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan saat peresmian, tetapi juga dapat dinikmati masyarakat dalam kegiatan pelayanan sehari-hari.
Pelaksanaan NAN BISA juga membutuhkan koordinasi yang baik di antara perangkat daerah terkait. Integrasi pelayanan harus didukung oleh petugas yang memahami tugas masing-masing, mekanisme administrasi yang jelas, serta penyampaian informasi yang mudah dipahami masyarakat.
Dengan dukungan tersebut, program ini diharapkan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah daerah.
Bupati Serahkan Bantuan Sembako
Selain meresmikan Program NAN BISA, kunjungan kerja Bupati Bistamam ke Kecamatan Rimba Melintang juga dirangkai dengan kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan paket sembako.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada 10 orang perwakilan keluarga penerima manfaat. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan ekonomi sehari hari.
Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa agenda kunjungan kerja pemerintah daerah tidak hanya berkaitan dengan pengembangan pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan bantuan sosial kepada masyarakat.
Penyerahan bantuan sembako diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima, sekaligus menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga.
TP-PKK Lakukan Monitoring Program Pemberdayaan Keluarga
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kabupaten Rokan Hilir, Tatik Sri Rahayu Bistamam, memimpin kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan program pemberdayaan keluarga di Kecamatan Rimba Melintang.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pemantauan pelaksanaan program PKK agar berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, terutama dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga di tingkat desa dan kelurahan.
Monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Melalui kegiatan tersebut, pelaksanaan program dapat ditinjau untuk mengetahui perkembangan, mengidentifikasi kendala, serta melihat aspek yang masih membutuhkan perbaikan.
Peran TP-PKK di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan juga diharapkan dapat terus diperkuat melalui koordinasi dan pelaksanaan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, program pemberdayaan keluarga tidak hanya berfokus pada kegiatan administratif organisasi, tetapi juga diarahkan agar memberikan manfaat yang dapat dirasakan keluarga di lingkungan masing-masing.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Peresmian NAN BISA berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat. Turut hadir Ketua I TP-PKK Kabupaten Rokan Hilir, Indah Septiani Charles, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Rohil, serta pengurus TP-PKK Kabupaten Rokan Hilir.
Rombongan Bupati disambut Camat Rimba Melintang, H. Sukirman, S.Ag., M.Pd., bersama Ketua TP-PKK Kecamatan Rimba Melintang, Bd. Mulyani Sukirman, S.Pd.
Hadir pula unsur pimpinan kecamatan dari Polsek dan Koramil, para lurah dan penghulu, tokoh ulama, tokoh masyarakat, serta ketua organisasi kemasyarakatan se-Kecamatan Rimba Melintang.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, unsur keamanan, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program daerah.
Ke depan, pelaksanaan NAN BISA diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peresmian, tetapi terus dikembangkan melalui peningkatan kualitas pelayanan, kesiapan sumber daya manusia, serta evaluasi secara berkala.
Kepastian prosedur, kecepatan penanganan permohonan, dan keterbukaan informasi menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar manfaat program dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Melalui Program NAN BISA, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mendorong pelayanan publik yang lebih dekat dan terintegrasi. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat Kecamatan Rimba Melintang memenuhi kebutuhan administrasi secara lebih praktis, sekaligus memperkuat penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

