Audiensi dengan Menteri Sosial Berbuah Kabar Baik, Saifullah Yusuf Dijadwalkan Buka Pacu Jalur 2026 dan Resmikan Sekolah Rakyat di Kuansing

Palukeadilannews.com

 

JAKARTA – Langkah Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat kembali membuahkan hasil positif. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, membawa kabar menggembirakan usai melakukan audiensi dengan Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan tersebut menghasilkan sinyal kuat dukungan pemerintah pusat terhadap Kabupaten Kuantan Singingi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan komitmennya untuk menghadiri pembukaan Event Nasional Pacu Jalur 2026 sekaligus meresmikan Sekolah Rakyat di Kuansing, sepanjang tidak ada penugasan mendadak dari Presiden Republik Indonesia.

Kabar tersebut disambut antusias oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Kehadiran seorang menteri dalam pembukaan Pacu Jalur dinilai bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi menjadi bukti bahwa event budaya terbesar di Provinsi Riau itu semakin mendapat perhatian pemerintah pusat.

Plt Bupati Kuansing H. Muklisin mengatakan, audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah pusat demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Alhamdulillah, kami telah melakukan audiensi dengan Bapak Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Bapak Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Insyaallah Bapak Menteri akan hadir pada pembukaan Event Nasional Pacu Jalur 2026 sekaligus meresmikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuantan Singingi, selama tidak ada tugas mendadak dari Bapak Presiden Republik Indonesia," ujar Muklisin.

Menurutnya, apabila kunjungan tersebut terealisasi, maka akan menjadi momentum bersejarah bagi Kabupaten Kuantan Singingi. Selain membuka secara resmi Event Nasional Pacu Jalur, Menteri Sosial juga akan meresmikan Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas nasional yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Muklisin menjelaskan, keberadaan Sekolah Rakyat memiliki arti penting bagi masa depan generasi muda Kuansing. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Tak hanya itu, dalam audiensi tersebut Muklisin juga menyampaikan aspirasi masyarakat Kuantan Singingi agar tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan yang akan bertugas di Sekolah Rakyat nantinya diprioritaskan berasal dari putra-putri daerah.

Menurutnya, kebijakan tersebut akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar. Selain meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan karena memahami karakteristik daerah, kebijakan itu juga membuka kesempatan kerja bagi sumber daya manusia lokal yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan.

"Di sela-sela audiensi, kami juga meminta agar tenaga pendidik maupun petugas yang bertugas di Sekolah Rakyat diprioritaskan berasal dari putra-putri daerah. Alhamdulillah, usulan tersebut mendapat respons positif dan disetujui oleh Kementerian Sosial sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Respons positif dari Kementerian Sosial itu menjadi kabar baik bagi masyarakat Kuansing. Pemerintah daerah optimistis keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui terbukanya lapangan pekerjaan baru.

Selain membahas Sekolah Rakyat, audiensi tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi mengenai berbagai program kesejahteraan sosial yang dapat dikembangkan di Kabupaten Kuantan Singingi. Pemerintah Kabupaten Kuansing berharap kolaborasi dengan Kementerian Sosial dapat terus diperluas sehingga lebih banyak program pusat yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Muklisin menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat agar berbagai program strategis dapat berjalan secara maksimal.

"Kami akan terus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat agar Kabupaten Kuantan Singingi mendapatkan perhatian melalui berbagai program pembangunan, baik di bidang pendidikan, kesejahteraan sosial maupun sektor lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," katanya.

Di sisi lain, rencana kehadiran Menteri Sosial pada pembukaan Event Nasional Pacu Jalur 2026 diperkirakan akan semakin meningkatkan prestise festival budaya kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi tersebut.

Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan perahu tradisional, melainkan warisan budaya yang telah hidup dan berkembang selama ratusan tahun di sepanjang Sungai Kuantan. Setiap tahun, ribuan masyarakat dari berbagai daerah bahkan wisatawan mancanegara datang menyaksikan perlombaan yang sarat nilai sejarah, gotong royong, dan kebersamaan itu.

Dengan hadirnya Menteri Sosial, gaung Pacu Jalur diharapkan semakin luas di tingkat nasional. Hal ini sekaligus menjadi peluang besar untuk mempromosikan potensi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif Kabupaten Kuantan Singingi kepada masyarakat Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi sendiri terus melakukan berbagai persiapan guna menyukseskan pelaksanaan Event Nasional Pacu Jalur 2026. Selain memastikan kesiapan arena perlombaan dan fasilitas pendukung, pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan festival berjalan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.

Muklisin berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menyukseskan Pacu Jalur 2026 sebagai kebanggaan daerah sekaligus momentum memperkenalkan Kuantan Singingi kepada dunia.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) H. Jafrinaldi, AP., M.Si., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Hendra Roza, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dodi Fitriawan, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi optimistis hubungan yang semakin erat dengan pemerintah pusat akan membuka lebih banyak peluang pembangunan di berbagai sektor. Kehadiran Menteri Sosial pada pembukaan Pacu Jalur 2026 dan peresmian Sekolah Rakyat nantinya diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang semakin kuat dalam mewujudkan Kuantan Singingi yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Jika diterbitkan di media online, judul ini memiliki nilai berita yang kuat karena memadukan unsur budaya nasional, kunjungan menteri, pendidikan, dan pembangunan daerah dalam satu momentum penting.

Tags