Polri Tegaskan Komitmen Lestarikan Pacu Jalur, Kapolsek Kuantan Mudik dan Bhabinkamtibmas Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya

Palukeadilannews.com

Teluk Kuantan – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas bangsa. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Anra Nosa, S.H., M.H., saat menjadi narasumber dalam Dialog Spesial LPPL Kuansing FM 100.9 MHz bersama Bhabinkamtibmas Bripka Asril, yang dipandu host Dhea Clarissa, Selasa (28/7/2026).


Dalam dialog tersebut, AKP Anra Nosa menegaskan bahwa Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan mendayung di Sungai Kuantan, tetapi merupakan warisan budaya yang mengandung nilai persatuan, gotong royong, sportivitas, serta jati diri masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.


Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga dengan memberikan dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal yang menjadi kebanggaan daerah.


"Melestarikan Pacu Jalur merupakan tanggung jawab bersama. Tradisi ini bukan hanya milik masyarakat Kuantan Singingi, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa yang harus diwariskan kepada generasi mendatang," ujar AKP Anra Nosa.


Ia menilai keberlangsungan tradisi Pacu Jalur memerlukan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, pemuda, hingga masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Pacu Jalur dapat terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.


Dalam kesempatan itu, AKP Anra Nosa juga menyampaikan apresiasi kepada Bripka Asril yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di lima desa wilayah Kecamatan Kuantan Mudik. Selain menjalankan tugas sebagai anggota Polri, Bripka Asril juga dipercaya mengemban amanah sebagai Timbo Ruang Jalur Endang Rumus.


Kapolsek menjelaskan bahwa pihaknya memberikan izin dan dukungan kepada Bripka Asril untuk tetap berperan dalam kegiatan budaya tersebut selama tidak mengganggu tugas pokok sebagai anggota Polri dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.


Menurutnya, dedikasi Bripka Asril menjadi bukti bahwa pengabdian kepada negara dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah.


Sementara itu, Bripka Asril mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap Pacu Jalur telah tumbuh sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Perjalanannya dimulai sebagai togak luan, kemudian dipercaya menjadi anak pacu, hingga kini mengemban amanah sebagai Timbo Ruang Jalur Endang Rumus.


Ia mengatakan, keterlibatan dalam tradisi Pacu Jalur telah membentuk karakter disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kebersamaan, serta kekompakan. Nilai-nilai tersebut juga menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai Bhabinkamtibmas yang setiap hari berinteraksi dan melayani masyarakat.


Bripka Asril berharap generasi muda Kuantan Singingi semakin mencintai, menjaga, dan melestarikan Pacu Jalur sebagai identitas budaya daerah yang memiliki nilai luhur serta mampu mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.


Melalui Dialog Spesial LPPL Kuansing FM 100.9 MHz ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga warisan budaya Pacu Jalur. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat diyakini menjadi kunci untuk melindungi tuah dan menjaga marwah budaya Pacu Jalur agar tetap lestari dari generasi ke generasi.


*Tim red/deka

 

Tags