Bupati Siak Lantik PAW Bapekam Koto Gasib, Dorong Sinergi dan Optimalisasi Pengawasan Kampung

Palukeadilannews.com

Siak – Bupati Siak, Afni Zulkifli, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 11 orang Pengganti Antar Waktu (PAW) Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) se-Kecamatan Koto Gasib, Senin (6/4/2026). 


Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Camat Koto Gasib dan berlangsung dengan khidmat serta dihadiri sejumlah pejabat daerah.


Pelantikan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan fungsi pemerintahan kampung, khususnya dalam hal pengawasan, perencanaan, serta penyaluran aspirasi masyarakat. 

Sebanyak 11 anggota PAW Bapekam yang dilantik berasal dari sejumlah kampung, antara lain Kampung Pangkalan Pisang, Kuala Gasib, Teluk Rimba, Buatan I, Sengkemang, Rantau Panjang, hingga Kampung Keranji Guguh.


Dalam sambutannya, Bupati Afni menekankan bahwa peran Bapekam tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga strategis dalam mengawal jalannya pemerintahan kampung. 


Ia menyampaikan bahwa dinamika kebijakan pemerintah saat ini mengalami perubahan signifikan, terutama dalam hal penyesuaian arah pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.


Menurutnya, kondisi tersebut menuntut seluruh elemen pemerintahan, termasuk Bapekam, untuk lebih adaptif dan responsif terhadap berbagai perubahan yang terjadi. 


Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan terhadap program-program pemerintah kampung harus dilakukan secara optimal agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Peran Bapekam sangat penting dalam memastikan setiap program berjalan sesuai dengan aturan dan kebutuhan masyarakat. Ini bukan hanya soal pengawasan, tetapi juga bagaimana kita memastikan pembangunan kampung berjalan efektif,” ujar Afni.


Selain itu, Bupati Siak juga menyoroti tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan kampung, terutama terkait keterbatasan ruang fiskal pada tahun anggaran 2026. 


Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai hambatan, melainkan sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan inovasi dan semangat kerja yang tinggi.


“Kita harus mampu beradaptasi dengan kondisi fiskal yang terbatas. Dibutuhkan pemikiran yang kreatif dan langkah-langkah inovatif agar program pembangunan tetap berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” katanya.


Afni yang dikenal memiliki latar belakang sebagai jurnalis itu juga menegaskan pentingnya sinergi antara penghulu kampung dan Bapekam. Ia berharap hubungan kerja yang harmonis dapat terjalin, sehingga roda pemerintahan kampung dapat berjalan lebih efektif dan efisien.


“Saya mengajak seluruh penghulu dan anggota Bapekam untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi. Walaupun anggaran terbatas, kita harus tetap mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.


Lebih jauh, Bupati Siak juga mendorong Bapekam untuk berperan aktif dalam menggali dan mengoptimalkan potensi kampung. 


Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan mendata dan mengelola aset kampung secara maksimal, sehingga dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Kampung (PAK).


Ia juga menekankan pentingnya pengembangan sektor ekonomi masyarakat melalui pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 


Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi kampung.


“Bapekam harus ikut mendorong pengembangan potensi lokal, termasuk UMKM. Dengan pengelolaan yang baik, ini bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat kampung,” jelasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Afni juga mengingatkan bahwa kondisi yang penuh tantangan saat ini justru harus menjadi momentum untuk bangkit dan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Ia mengajak seluruh pihak untuk tetap optimis dan terus berupaya membangun kampung secara berkelanjutan.


“Jangan jadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti. Justru ini saatnya kita bangkit dan menunjukkan bahwa kita mampu menghadapi tantangan dengan kerja keras dan kebersamaan,” pungkasnya.


Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Camat Koto Gasib, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Siak, serta Kapolsek Koto Gasib. 


Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya penguatan kelembagaan Bapekam dalam menjalankan fungsi dan perannya di tengah masyarakat.


Dengan dilantiknya anggota PAW Bapekam ini, diharapkan roda pemerintahan kampung di Kecamatan Koto Gasib dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.


(*06/raisya)

 

Tags