BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi memulai rangkaian seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Kegiatan seleksi hari pertama tersebut dipusatkan di Stadion Tuanku Tambusai pada Senin (6/4/2026) mulai pukul 07.30 WIB.
Sejak pagi hari, ratusan peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Kampar tampak memadati lokasi kegiatan dengan penuh semangat dan antusias. Mereka datang dengan harapan dapat lolos menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mendatang.
Pada tahap awal seleksi ini, panitia menitikberatkan pada dua aspek utama, yakni tes wawasan kebangsaan dan tes inteligensia umum. Kedua materi ini dinilai penting sebagai fondasi dasar dalam membentuk karakter calon Paskibraka yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kecerdasan serta pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Tes wawasan kebangsaan mencakup pengetahuan tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, sejarah perjuangan bangsa, serta semangat nasionalisme. Sementara itu, tes inteligensia umum difokuskan pada kemampuan logika, analisis, serta daya pikir peserta dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Dari hasil seleksi tahap pertama tersebut, sebanyak 88 peserta dinyatakan berhasil lolos, terdiri dari 61 peserta laki-laki dan 27 peserta perempuan. Jumlah ini merupakan hasil penyaringan dari total peserta yang mengikuti seleksi pada hari pertama.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Kampar, Mahadi, SH, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan objektif. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan calon Paskibraka terbaik yang benar-benar layak mewakili Kabupaten Kampar.
“Seleksi ini bukan sekadar mencari peserta yang pintar atau kuat secara fisik, tetapi juga yang memiliki integritas, disiplin, dan semangat kebangsaan yang tinggi. Mereka nantinya akan menjadi representasi generasi muda Kampar,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Kesbangpol Kabupaten Kampar, Yulian, menambahkan bahwa seluruh tahapan seleksi dirancang secara sistematis dan berjenjang. Setiap peserta harus melewati berbagai tes yang menguji kemampuan fisik, mental, serta kepribadian.
Dalam kesempatan yang sama, Kasat Samapta Polres Kampar AKP Alfajri, SH, juga memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
“Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris, tetapi juga tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan. Kami berharap peserta yang terpilih nantinya mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Menurutnya, proses seleksi ini merupakan ajang pembelajaran yang sangat berharga bagi generasi muda.
Sepanjang pelaksanaan kegiatan, suasana di stadion terlihat tertib dan kondusif. Panitia memastikan seluruh rangkaian seleksi berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Peserta juga tampak mengikuti setiap tahapan dengan penuh keseriusan dan semangat kompetitif yang sehat.
Kegiatan seleksi hari pertama berakhir sekitar pukul 16.30 WIB. Meskipun berlangsung cukup lama dan melelahkan, para peserta tetap menunjukkan dedikasi tinggi hingga akhir kegiatan.
Selanjutnya, para peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahap berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu. Pada tahap lanjutan ini, peserta akan menghadapi berbagai tes tambahan, seperti pemeriksaan kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, serta penilaian kepribadian dan wawancara.
Tahapan lanjutan tersebut akan menjadi penentu bagi peserta untuk masuk dalam daftar calon Paskibraka yang akan menjalani pemusatan latihan.
Dari seluruh rangkaian seleksi ini, nantinya akan dipilih sejumlah peserta terbaik yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat kabupaten.
Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Kesbangpol menegaskan komitmennya untuk melaksanakan seleksi secara transparan, profesional, dan bebas dari intervensi pihak manapun. Dengan demikian, diharapkan hasil seleksi benar-benar mencerminkan kualitas peserta yang sesungguhnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar memiliki karakter yang kuat, cinta tanah air, serta siap berkontribusi bagi bangsa dan daerah.
Melalui proses seleksi yang ketat dan berjenjang ini, diharapkan Kabupaten Kampar dapat melahirkan anggota Paskibraka yang tidak hanya mampu menjalankan tugas dengan baik, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan para peserta sejak tahap awal, seleksi Paskibraka Kampar tahun 2026 diharapkan dapat berjalan sukses hingga tahap akhir dan menghasilkan putra-putri terbaik yang membanggakan daerah.
(*06/raisya)



