JAKARTA – Semangat kebersamaan dan kekeluargaan masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing) di perantauan kembali terlihat dalam acara Halal Bihalal 1447 H/2026 M yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Jakarta di Aula Serbaguna Idolmart Caman, Jatibening, Bekasi, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga Kuansing dari berbagai wilayah Jabodetabek tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antarsesama perantau asal Kuantan Singingi. Tidak hanya menjadi ajang temu kangen, acara ini juga menjadi wadah membangun kolaborasi dan memperkuat jaringan sosial masyarakat Kuansing yang kini berkiprah di berbagai bidang profesi.
Ketua Panitia, Kolonel Inf. Henri Mahyudi, S.Sos., M.Han., menjelaskan bahwa pelaksanaan Halal Bihalal tahun ini memang berlangsung lebih lambat dibandingkan jadwal yang sebelumnya direncanakan. Menurutnya, padatnya aktivitas dan kesibukan para warga Kuansing di perantauan menjadi faktor utama yang menyebabkan penyesuaian waktu pelaksanaan.
“Banyak warga Kuansing yang memiliki agenda dan tanggung jawab masing-masing, baik dalam pekerjaan, organisasi maupun kegiatan sosial lainnya. Karena itu, panitia memilih waktu yang dianggap paling memungkinkan agar lebih banyak warga dapat hadir,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Umum IKKS Jakarta, Asmaredi, S.H., M.M. Ia mengatakan bahwa semula kegiatan tersebut direncanakan berlangsung bertepatan dengan momentum Idul Fitri 1447 Hijriah. Namun, pada periode tersebut terdapat berbagai agenda serupa yang diselenggarakan oleh organisasi masyarakat Riau di wilayah Jabodetabek.
Beberapa kegiatan yang berlangsung hampir bersamaan antara lain Halal Bihalal Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ), Yayasan Melayu Nusantara (YMN), hingga kegiatan serupa di berbagai instansi tempat warga Kuansing mengabdi.
"Atas berbagai pertimbangan tersebut, akhirnya panitia memutuskan menjadwalkan ulang kegiatan agar seluruh warga memiliki kesempatan lebih besar untuk hadir dan bersilaturahmi,” jelas Asmaredi.
Ketua Umum IKKS Jakarta, H. Wan Muhammad Hasyim, S.E., Ak., yang akrab disapa Suhu Wan, turut membenarkan alasan penyesuaian jadwal tersebut. Menurutnya, selain memimpin IKKS Jakarta, dirinya juga mengemban sejumlah amanah penting di berbagai organisasi nasional.
Suhu Wan diketahui menjabat sebagai Ketua Umum DPP Asosiasi Masyarakat Ritel Indonesia (AMRI), Ketua Ikatan Alumni Universitas Riau (IKA Unri), serta menjadi bagian dari kepengurusan Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni).
“Berbagai amanah organisasi yang saya jalankan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu pelaksanaan yang paling tepat sehingga dapat mengakomodasi kehadiran lebih banyak warga Kuansing,” katanya.
Dalam sambutannya, Suhu Wan mengajak seluruh warga Kuansing di perantauan untuk terus menjaga semangat persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, kekuatan silaturahmi menjadi modal penting dalam membangun kemajuan bersama, baik di bidang sosial, pendidikan maupun ekonomi.
Sebagai pengusaha sukses asal Kuantan Singingi dan pemilik jaringan ritel Idolmart yang telah berkembang dengan lebih dari 130 gerai di berbagai daerah di Indonesia, Suhu Wan juga menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan generasi muda Kuansing.
Di hadapan para peserta yang hadir, ia menawarkan program pelatihan kewirausahaan secara gratis bagi mahasiswa dan generasi muda asal Kuansing yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta dan sekitarnya. Tidak hanya itu, ia juga menyatakan kesiapan untuk membantu dukungan permodalan bagi mereka yang memiliki semangat dan keseriusan untuk memulai usaha.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta karena dinilai dapat membuka peluang baru bagi mahasiswa dan generasi muda Kuansing untuk mengembangkan kemampuan berwirausaha sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.
Sementara itu, tokoh masyarakat Kuansing, Darul Fitrah, S.E., menilai antusiasme warga dalam kegiatan tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa rasa persaudaraan dan kecintaan terhadap kampung halaman masih sangat kuat di kalangan warga Kuansing yang berada di perantauan.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Kuansing memiliki ikatan emosional yang kuat. Mereka tetap ingin menjaga hubungan kekeluargaan meskipun berada jauh dari kampung halaman,” ujarnya.
Acara Halal Bihalal IKKS Jakarta tahun ini juga dihadiri sejumlah tokoh akademisi, profesional, dan pemimpin organisasi masyarakat Riau. Di antaranya Prof. Dr. Anter Venus selaku Rektor UPN Veteran Jakarta sekaligus Dewan Penasehat IKKS Jakarta, Prof. Dr. Drs. Muhammad Halkis, S.H. yang merupakan Guru Besar Universitas Pertahanan dan Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, serta Sekretaris Umum Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ), Prof. H. Arif Murti Rozamuri.
Turut hadir pula Pendiri sekaligus Dewan Penasehat IKKS Jakarta, Sahrul Rabain, bersama para Ketua Ikatan Keluarga Kabupaten (IKK) se-Provinsi Riau yang semakin menambah semarak dan kekhidmatan acara.
Selain agenda silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa penyaluran santunan kepada warga lanjut usia serta mahasiswa asal Kuantan Singingi yang sedang menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek.
Program santunan tersebut menjadi bukti nyata bahwa IKKS Jakarta tidak hanya berperan sebagai organisasi paguyuban, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama warga Kuansing.
Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, IKKS Jakarta berharap semangat persaudaraan, gotong royong, dan solidaritas yang selama ini terjalin dapat terus dipelihara. Organisasi tersebut juga berkomitmen menjadi wadah yang mampu memperkuat kolaborasi, membuka peluang usaha, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Kuansing demi kemajuan daerah dan generasi masa depan.(infotorial)
Tim red(*Deka)



