Komitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan pelayaran kembali ditunjukkan melalui kegiatan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran Tahun 2026 yang dilaksanakan di Pelabuhan Rakyat Tanjung Pal, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut digelar oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjung Buton bekerja sama dengan Satpol Airud Polres Siak serta Puskesmas Mengkapan.
Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Bupati Siak Afni, Kepala Kantor KSOP Kelas II Tanjung Buton Pujo, Camat Sungai Apit Mukhtasar, personel Satpol Airud Polres Siak Irvan, perwakilan TNI dan Polres Siak, serta ratusan nelayan dan pemilik kapal tradisional di sekitar wilayah Pelabuhan Tanjung Pal.
Kehadiran Bupati Siak Afni dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keselamatan masyarakat pesisir yang sehari-hari beraktivitas di laut. Dalam sambutannya, Afni menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi memberikan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting karena mampu memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat terkait standar keselamatan dalam pelayaran, terutama bagi pengguna kapal tradisional yang masih menjadi moda transportasi utama di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Siak.
“Alhamdulillah, di tengah kondisi yang penuh tantangan saat ini masih banyak pihak yang peduli terhadap masyarakat. Melalui kerja sama dan kolaborasi seperti ini, masyarakat diberikan edukasi tentang keselamatan pelayaran yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari,” ujar Afni.
Ia menilai edukasi keselamatan pelayaran harus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat. Menurutnya, kecelakaan di laut sering kali terjadi akibat kurangnya pemahaman mengenai prosedur keselamatan dan penggunaan perlengkapan standar saat berlayar.
Karena itu, Bupati Afni berharap seluruh peserta yang hadir dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan serius dan menyerap ilmu yang disampaikan oleh para narasumber.
“Kami berharap masyarakat dapat mendengarkan dengan baik arahan-arahan dari para petugas dan narasumber yang hadir hari ini. Pengetahuan ini penting agar para pemilik kapal maupun pengguna kapal tradisional memahami bagaimana cara menjaga keselamatan selama pelayaran,” katanya.
Lebih lanjut, Afni menegaskan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama bagi para pemilik kapal. Ia mengingatkan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan hanya demi mengejar keuntungan atau mempercepat perjalanan.
“Keselamatan masyarakat adalah hal yang paling utama. Jangan sampai kapal membawa muatan melebihi kapasitas atau berlayar tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai. Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Afni juga berharap kegiatan sosialisasi tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan terus dilaksanakan secara rutin di berbagai wilayah pesisir lainnya di Kabupaten Siak.
Menurutnya, semakin sering masyarakat mendapatkan edukasi, maka semakin tinggi pula kesadaran mereka untuk menerapkan budaya keselamatan dalam aktivitas pelayaran sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Kantor KSOP Kelas II Tanjung Buton, Pujo, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran merupakan bentuk komitmen bersama antara KSOP dan Satpol Airud Polres Siak dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat pesisir.
Ia menjelaskan bahwa masih banyak pemilik kapal tradisional yang belum sepenuhnya memahami pentingnya kelengkapan dokumen kapal, penggunaan alat keselamatan, hingga pemeriksaan kondisi kapal sebelum berlayar.
“Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan dalam pelayaran. Mulai dari kelengkapan izin, kondisi kapal yang layak, kapasitas muatan, hingga penggunaan alat keselamatan seperti pelampung,” ujar Pujo.
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pelayaran perlu terus ditingkatkan karena wilayah perairan memiliki risiko yang cukup tinggi, terutama saat cuaca buruk atau gelombang tinggi.
Ia juga mengingatkan para pemilik kapal agar tidak mengabaikan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kapal sebelum digunakan. Pemeriksaan sederhana seperti memastikan mesin berfungsi baik, alat keselamatan tersedia, dan kapal tidak kelebihan muatan dapat meminimalkan risiko kecelakaan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya penggunaan jaket pelampung bagi seluruh penumpang kapal. Selain itu, masyarakat diberikan edukasi terkait prosedur darurat apabila terjadi insiden di tengah pelayaran.
Tidak hanya memberikan materi sosialisasi, kegiatan itu juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat pesisir. Kantor KSOP Kelas II Tanjung Buton bersama Satpol Airud Polres Siak menyerahkan bantuan berupa kelengkapan dokumen kapal dan baju pelampung kepada para pemilik kapal tradisional.
Bantuan tersebut disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai sangat membantu meningkatkan keamanan saat berlayar. Bagi nelayan, keberadaan pelampung menjadi perlengkapan penting yang dapat menyelamatkan nyawa ketika terjadi keadaan darurat di laut.
Selain itu, panitia kegiatan juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar Pelabuhan Tanjung Pal sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga pesisir.
Para nelayan yang hadir mengaku senang dan berterima kasih atas perhatian pemerintah dan instansi terkait terhadap keselamatan mereka. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang sehari-hari bekerja di laut.
Bagi masyarakat pesisir Sungai Apit, sosialisasi keselamatan pelayaran bukan sekadar kegiatan formal, tetapi menjadi sarana penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan saat melaut. Dengan adanya edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi pelabuhan, budaya keselamatan pelayaran perlahan mulai tumbuh di tengah masyarakat pesisir Kabupaten Siak.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan aktivitas pelayaran rakyat yang lebih aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pengguna transportasi laut.
(*06/raisya)

