ROKAN HULU – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali terlihat di Kabupaten Rokan Hulu. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau dan Baznas Kabupaten Rokan Hulu menyalurkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Pasar Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dan lembaga sosial di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu membantu meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca kebakaran yang melanda kawasan Pasar Pekan Tebih beberapa waktu lalu.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafaruddin Poti, didampingi sejumlah pejabat daerah dan pengurus Baznas. Turut hadir Kepala Dinas Sosial P3A April Liyadi, Kepala Dinas Perkim Desma Diana, Kalaksa BPBD Zulhendri, Wakil Ketua Baznas Provinsi Riau H. Mester Hasunuhan Hamzah, Ketua Baznas Rohul Baihaqi Adhdhuha, Camat Kepenuhan Hulu JUNEIDY, serta para kepala desa se-Kecamatan Kepenuhan Hulu.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Rohul Baihaqi Adhdhuha menyampaikan bahwa bantuan diberikan kepada 25 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak musibah kebakaran. Bantuan berasal dari Baznas Provinsi Riau, Baznas Kabupaten Rokan Hulu, serta dukungan masyarakat dan sejumlah pihak yang turut peduli terhadap nasib korban.
Menurut Baihaqi, setiap keluarga menerima bantuan dari Baznas Rohul sebesar Rp7,5 juta dan bantuan dari Baznas Provinsi Riau sebesar Rp10 juta. Selain itu, terdapat tambahan bantuan dari masyarakat melalui Kepala Desa Kepenuhan Hulu Barat sebesar Rp12,9 juta.
Tidak hanya itu, pasca musibah kebakaran, solidaritas masyarakat juga terlihat dari berbagai donasi yang masuk untuk membantu korban. Total bantuan dan sumbangan dari masyarakat serta berbagai pihak yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp79 juta.
“Ini menunjukkan bahwa rasa kepedulian masyarakat Rokan Hulu masih sangat tinggi. Banyak pihak yang tergerak untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ujar Baihaqi.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membangun kembali rumah dan kehidupan masyarakat yang terdampak kebakaran. Baznas, kata dia, akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan bencana.
Sementara itu, Wakil Bupati Syafaruddin Poti dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pihak yang telah ikut membantu para korban kebakaran. Menurutnya, musibah yang terjadi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama sebagai sesama masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, kami menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Riau, Baznas Rohul, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat yang telah menunjukkan solidaritas serta kepedulian kepada korban kebakaran,” ungkapnya.
Wabup menegaskan bahwa bantuan yang diberikan nantinya tidak hanya disalurkan dalam bentuk uang tunai, melainkan akan diwujudkan dalam bentuk bahan bangunan agar proses pembangunan rumah warga dapat segera dilakukan.
Langkah tersebut dinilai lebih efektif agar bantuan benar-benar digunakan sesuai kebutuhan utama para korban, yakni membangun kembali tempat tinggal mereka yang hangus terbakar.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam membantu warga yang sedang mengalami kesulitan.
“Bantuan dari Baznas Provinsi Riau dan Pemkab Rohul dengan total Rp17,5 juta per KK direncanakan akan dibelikan langsung bahan bangunan. Nantinya pembangunan rumah dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat agar prosesnya bisa cepat selesai,” jelas Syafaruddin Poti.
Ajakan gotong royong itu mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Warga mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah dan Baznas. Mereka menilai bantuan tersebut sangat berarti untuk membantu memulai kembali kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Suasana haru tampak menyelimuti kegiatan penyerahan bantuan. Beberapa korban kebakaran terlihat tidak mampu menahan emosi saat menerima bantuan dan dukungan langsung dari pemerintah daerah serta berbagai pihak yang hadir.
Bagi masyarakat korban kebakaran, bantuan tersebut bukan hanya soal nilai materi, tetapi juga bentuk perhatian dan dukungan moral agar mereka tetap kuat menghadapi cobaan. Kehadiran pemerintah bersama Baznas di tengah masyarakat dinilai memberikan semangat baru untuk bangkit dari musibah.
Musibah kebakaran yang melanda Pasar Pekan Tebih sebelumnya menyebabkan sejumlah rumah dan bangunan warga mengalami kerusakan cukup parah. Selain kehilangan tempat tinggal, para korban juga harus menghadapi kerugian ekonomi akibat harta benda yang ikut hangus terbakar.
Karena itu, langkah cepat pemerintah daerah bersama Baznas dan masyarakat menjadi harapan besar bagi para korban untuk segera kembali menjalani kehidupan normal. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu juga memastikan akan terus melakukan pendampingan terhadap masyarakat terdampak hingga proses pemulihan selesai.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berharap semangat persatuan dan gotong royong terus terjaga di tengah masyarakat. Musibah yang terjadi diharapkan menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dan kepedulian sosial dalam membantu sesama.
Dengan dukungan semua pihak, proses pembangunan kembali rumah warga korban kebakaran di Pasar Pekan Tebih diharapkan dapat berjalan lancar dan cepat selesai sehingga masyarakat bisa kembali tinggal dengan aman dan nyaman bersama keluarga mereka.
(*06/raisya)

