ROKAN HULU – Komitmen dalam mendukung pendidikan generasi muda terus ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hulu. Melalui program bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa Strata 1 (S1), BAZNAS Rohul menyalurkan bantuan gelombang pertama dengan total anggaran mencapai Rp165 juta,Sabtu(30/5/26).
Program tersebut ditujukan untuk membantu mahasiswa yang sedang berada pada tahap akhir perkuliahan, khususnya dalam penyelesaian skripsi. Setiap mahasiswa penerima memperoleh bantuan sebesar Rp2,5 juta yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan penelitian, penyusunan tugas akhir, hingga proses administrasi akademik lainnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu, Baihaqi Adhdhuha, mengatakan bahwa bantuan skripsi merupakan salah satu program unggulan yang secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Menurutnya, masih banyak mahasiswa yang menghadapi kendala ekonomi ketika memasuki tahap penyelesaian studi. Padahal, fase penyusunan skripsi sering kali membutuhkan biaya tambahan yang tidak sedikit, mulai dari pengumpulan data, transportasi penelitian, penggandaan dokumen, hingga berbagai kebutuhan administrasi lainnya.
“BAZNAS Rohul sudah menyalurkan bantuan skripsi untuk mahasiswa. Program ini kami laksanakan dalam dua gelombang. Untuk gelombang pertama sudah disalurkan kepada para penerima yang memenuhi persyaratan,” ujar Baihaqi.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi mahasiswa serta kelengkapan dokumen yang diajukan. Tujuannya agar bantuan zakat yang dihimpun dari masyarakat dapat benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima.
Pada gelombang pertama tahun 2026 ini, sebanyak 66 mahasiswa berhasil menerima bantuan dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp165 juta. Para penerima berasal dari berbagai perguruan tinggi dan latar belakang program studi yang berbeda.
Baihaqi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban mahasiswa sekaligus menjadi motivasi untuk segera menyelesaikan pendidikan mereka tepat waktu. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa menyelesaikan studi akan menjadi investasi sumber daya manusia yang sangat penting bagi pembangunan daerah di masa depan.
“Melalui program ini, kami berharap mahasiswa dapat lebih fokus menyelesaikan skripsi dan meraih gelar sarjana. Pendidikan merupakan salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Selain itu, BAZNAS Rohul juga telah menyiapkan pembukaan pendaftaran untuk gelombang kedua. Rencananya, proses pengajuan bantuan akan kembali dibuka pada Juli atau Agustus 2026.
Karena itu, mahasiswa yang saat ini tengah menyusun skripsi dan membutuhkan dukungan biaya diimbau untuk mempersiapkan persyaratan yang diperlukan sejak dini. Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme pendaftaran dan persyaratan dapat diperoleh langsung melalui pengurus BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu.
“Kami mengimbau kepada mahasiswa yang ingin mendapatkan bantuan dari BAZNAS Rohul agar menghubungi pengurus BAZNAS Rohul untuk mendapatkan informasi lengkap terkait program ini,” tambah Baihaqi.
Program bantuan pendidikan ini merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Rohul dari para muzaki. Selama ini, dana tersebut tidak hanya disalurkan untuk kebutuhan sosial dan kemanusiaan, tetapi juga diarahkan pada sektor pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dukungan terhadap mahasiswa dinilai memiliki dampak jangka panjang yang besar. Dengan semakin banyak mahasiswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi, diharapkan lahir generasi muda yang mampu berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Rokan Hulu maupun daerah lainnya.
Langkah BAZNAS Rohul ini juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena menunjukkan bahwa dana zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen bantuan konsumtif, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan yang mendorong peningkatan kapasitas masyarakat.
Melalui program bantuan skripsi tersebut, BAZNAS Rohul kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang hadir untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Dengan adanya gelombang kedua yang akan dibuka dalam waktu dekat, semakin banyak mahasiswa diharapkan dapat merasakan manfaat program ini dan menyelesaikan perjalanan akademiknya dengan lebih baik.
Penyaluran bantuan sebesar Rp165 juta kepada 66 mahasiswa pada gelombang pertama menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola secara profesional dapat memberikan dampak positif yang luas, sekaligus membuka peluang bagi generasi muda Rokan Hulu untuk meraih masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan tinggi.
(*06/raisya)

