Wabup Siak Kupas Lima Program Unggulan di Forum RKPD 2027, Fokus Tekan Pengangguran

Palukeadilannews.com

SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027. Dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027, Wakil Bupati Siak Syamsurizal memaparkan lima program prioritas yang akan menjadi fondasi pembangunan daerah pada tahun kedua masa kepemimpinan mereka.


Forum yang digelar di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Selasa (3/3/2026) itu dihadiri perangkat daerah, camat, tokoh masyarakat, pers, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Suasana diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan strategis dari peserta.


Dalam arahannya, Syamsurizal menekankan bahwa penyusunan RKPD bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan proses penting untuk memastikan pembangunan berjalan partisipatif, transparan, dan tepat sasaran.


“Kehadiran kita di sini untuk memastikan Siak ke depan lebih baik. Masukan dari masyarakat menjadi bahan penting agar kebijakan yang kita susun benar-benar menyentuh kebutuhan riil,” ujarnya.


Lima Program Prioritas,Syamsurizal merinci lima fokus utama pembangunan Kabupaten Siak tahun 2027:

Si-Lestari Pemerataan pembangunan antarwilayah guna mengurangi kesenjangan kota dan desa.


Si-Cerdas Penguatan pendidikan vokasional dan pelatihan kerja berbasis teknologi, industri, pertanian, dan perkebunan. 


Si-Sehat Peningkatan layanan kesehatan serta percepatan penurunan angka stunting.


Si-Tumbuh Penguatan kualitas SDM agar adaptif terhadap ekonomi inklusif dan berdaya saing global. 


Si-Maju Peningkatan infrastruktur dasar hingga ke pelosok desa untuk memastikan layanan publik merata.


Menurutnya, kelima prioritas ini saling terintegrasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif sekaligus berkeadilan.


Sorotan Tingginya Pengangguran

Dalam sesi diskusi, tokoh masyarakat H. Makmur menyoroti angka pengangguran di Siak yang mencapai 5,30 persen dan disebut tertinggi di Provinsi Riau. Ia meminta pemerintah daerah serius mencari solusi konkret.


Menanggapi hal itu, Syamsurizal menyatakan bahwa Pemkab Siak telah melakukan koordinasi dengan sejumlah perusahaan agar memprioritaskan tenaga kerja lokal. 


Selain itu, pengelolaan CSR perusahaan serta penyaluran bantuan melalui Baznas juga diarahkan agar tepat sasaran.


“Kami sudah bertemu pelaku usaha agar tenaga kerja lebih memprioritaskan anak-anak Siak. CSR dan Baznas juga kita dorong agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.


Selaraskan Program Daerah dan Nasional

Wabup juga menyampaikan bahwa terdapat 17 program daerah yang diselaraskan dengan agenda nasional. 


Di antaranya penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan dan pemuda, peningkatan layanan kesehatan, seragam sekolah gratis, peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, penguatan ekonomi desa, perluasan lapangan kerja, hingga digitalisasi UMKM secara kolaboratif.


Ia meminta camat dan OPD bekerja sama meningkatkan PAD agar program pembangunan dapat berjalan optimal.


“Semua masukan akan kami catat dan evaluasi. Dengan dukungan seluruh pihak, kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi dan pembangunan Siak berjalan lebih baik,” tutupnya.

 

Tags