Jakarta – Tren hidup sehat lewat konsumsi buah kembali jadi perbincangan. Namun di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap salad buah dan jus campur, muncul klaim mengejutkan: beberapa kombinasi buah disebut-sebut bisa berbahaya bagi tubuh.
Dalam artikel yang dimuat CNBC Indonesia, sejumlah kombinasi buah diklaim perlu dihindari karena berpotensi memicu gangguan pencernaan hingga masalah kesehatan lainnya.
Pisang Tak Boleh Dicampur Buah Tertentu?
Salah satu kombinasi yang ramai dibahas adalah buah bertepung seperti pisang yang disebut tidak cocok dicampur dengan buah berprotein tinggi seperti jambu biji, kiwi, alpukat, hingga blackberry.
Klaimnya, tubuh membutuhkan kondisi asam untuk mencerna protein dan kondisi alkali untuk memecah pati, sehingga mencampurnya bisa membebani sistem pencernaan.
Tak hanya itu, buah asam seperti jeruk bali, stroberi, apel, dan delima juga disebut sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan buah manis seperti pisang dan kismis. Kombinasi ini diklaim dapat menyebabkan mual, perut kembung, hingga sakit kepala.
Pepaya dan Lemon Disebut Paling Berisiko?
Yang paling mengejutkan, kombinasi pepaya dan lemon disebut sebagai salah satu yang terburuk. Klaim yang beredar menyebutkan campuran keduanya bisa berdampak pada kadar hemoglobin dan berisiko menyebabkan anemia, terutama pada anak-anak.
Selain kombinasi buah, mencampur buah dan sayur dalam satu hidangan juga disebut perlu diwaspadai karena kandungan gula dalam buah diklaim dapat memperlambat proses pencernaan sayur.
Perlu Cermat dan Tidak Berlebihan
Meski klaim tersebut ramai dibicarakan, para ahli kesehatan mengingatkan pentingnya memahami kondisi tubuh masing-masing. Buah tetap menjadi sumber vitamin, mineral, dan antioksidan yang penting bagi kesehatan.
Kunci utamanya adalah: ✔ Tidak mengonsumsi secara berlebihan
✔ Memperhatikan reaksi tubuh setelah makan
✔ Berkonsultasi ke tenaga medis jika muncul keluhan
Setiap orang memiliki sistem pencernaan yang berbeda. Apa yang terasa nyaman bagi satu orang, belum tentu sama bagi yang lain.
Alih-alih takut mengonsumsi buah, masyarakat diimbau untuk tetap bijak, mencari sumber informasi yang terpercaya, dan menerapkan pola makan seimbang. Karena pada dasarnya, buah bukanlah musuh yang perlu dijaga adalah cara dan jumlah konsumsinya.

