Pelalawan – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah dimanfaatkan secara maksimal oleh berbagai pihak untuk mempererat hubungan dan membangun kembali semangat kebersamaan. Salah satunya melalui kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan oleh APRIL Group di RGE Community Center Riau, Komplek Pangkalan Kerinci, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pelalawan Zukri Misran, Wakil Bupati Husni Tamrin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta manajemen PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi yang harmonis dan produktif.
Dalam suasana penuh kehangatan, kegiatan halal bihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi strategis. Berbagai isu penting terkait pembangunan daerah, kondisi ekonomi global, hingga peluang kerja sama ke depan turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Zukri menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh undangan yang hadir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, seraya mengajak semua pihak untuk menjadikan momen ini sebagai titik awal memperkuat kebersamaan.
“Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk mempererat hubungan dan saling memaafkan. Sebagai manusia dan pemimpin, saya menyadari masih banyak kekurangan. Untuk itu, saya memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat dan mitra kerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Zukri menegaskan bahwa hubungan yang harmonis antara pemerintah dan dunia usaha merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah. Ia menilai, kolaborasi yang baik akan mampu menghadirkan berbagai inovasi serta solusi dalam menjawab tantangan pembangunan.
Menurutnya, kondisi ekonomi global yang saat ini tidak menentu menuntut daerah untuk lebih mandiri dan adaptif. Ketidakpastian geopolitik serta fluktuasi ekonomi dunia memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah, sehingga diperlukan langkah strategis untuk mengantisipasinya.
“Kita tidak bisa hanya bergantung pada kondisi eksternal. Daerah harus mampu membangun kekuatan sendiri. Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi sangat penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi,” tegasnya.
Salah satu langkah konkret yang didorong oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan adalah pengembangan hilirisasi industri. Bupati Zukri berharap agar PT RAPP dapat terus mengembangkan produk turunan dari sektor pulp and paper di daerah, seperti industri rayon dan berbagai produk berbasis serat lainnya.
Hilirisasi dinilai sebagai strategi yang efektif dalam meningkatkan nilai tambah suatu produk. Selain itu, langkah ini juga diyakini mampu membuka peluang kerja baru, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
“Jika hilirisasi berkembang di Pelalawan, maka dampaknya akan sangat besar. Tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat. Lapangan kerja akan terbuka, usaha kecil akan tumbuh, dan daya beli masyarakat akan meningkat,” jelas Zukri.
Selain sektor industri, perhatian juga diberikan pada pengembangan sektor pariwisata. Bupati Zukri mengungkapkan bahwa Pelalawan memiliki potensi wisata yang cukup besar, baik dari sisi alam maupun budaya. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor ini dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah.
Ia optimistis bahwa dengan dukungan semua pihak, sektor pariwisata di Pelalawan dapat berkembang menjadi salah satu sektor unggulan. Upaya promosi, peningkatan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat lokal menjadi kunci dalam mengembangkan potensi tersebut.
“Kita memiliki banyak potensi wisata yang belum tergarap maksimal. Ke depan, kita ingin menjadikannya sebagai salah satu pilar ekonomi daerah yang mampu menarik wisatawan dari berbagai wilayah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah menyediakan aplikasi “Klik Pelalawan” sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun laporan terkait pelayanan publik.
Melalui aplikasi tersebut, setiap laporan akan ditindaklanjuti oleh instansi terkait secara cepat dan transparan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat keterlibatan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat ikut terlibat dalam pembangunan. Sampaikan aspirasi melalui Klik Pelalawan, dan kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti,” tambahnya.
Sementara itu, pihak APRIL Group melalui manajemen PT RAPP menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Mereka menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui berbagai program.
Kontribusi tersebut mencakup investasi berkelanjutan, penciptaan lapangan kerja, serta pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
APRIL Group juga menyatakan kesiapan untuk mendukung program hilirisasi yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Pelalawan.
Kegiatan halal bihalal ini berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Para peserta saling berinteraksi, berdiskusi, dan memperkuat komitmen untuk terus bekerja sama dalam membangun daerah.
Momentum ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik apabila dilandasi oleh komunikasi yang terbuka dan tujuan yang sama. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat terus ditingkatkan agar mampu menghadirkan berbagai program pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan semangat Idul Fitri yang sarat makna kebersamaan dan saling memaafkan, seluruh pihak diajak untuk terus memperkuat kerja sama. Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari semua elemen.
Sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Pelalawan yang mandiri, maju, dan sejahtera di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.(Adv)
(*07/S.sabrang)



