Pemprov Riau Salurkan Bantuan Rp375 Juta untuk Korban Kebakaran di Simpang Gaung

Palukeadilannews.com

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menunjukkan kepedulian terhadap korban kebakaran yang melanda permukiman warga di Desa Simpang Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir. 


Melalui agenda Safari Ramadan, Pemprov Riau menyalurkan bantuan finansial sebesar Rp375 juta guna membantu warga yang terdampak musibah tersebut.


Bantuan itu diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (7/3/2026). 


Ia menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus kepedulian, terlebih di bulan suci Ramadan.


“Kami hadir membawa amanah dari Pemerintah Provinsi Riau untuk memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri menghadapi cobaan ini. Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara Pemprov Riau dan Baznas Provinsi Riau,” ujar Syahrial Abdi.


Ia menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada 23 kepala keluarga (KK) yang terdampak kebakaran dengan besaran berbeda sesuai status tempat tinggal mereka.


Sebanyak 17 KK yang memiliki rumah pribadi masing-masing menerima bantuan Rp20 juta untuk membantu pemulihan tempat tinggal. Kemudian, lima KK yang tinggal dengan status menumpang mendapatkan bantuan Rp5 juta per keluarga, sementara satu KK yang menempati rumah sewa menerima bantuan Rp10 juta.


Menurut Syahrial, penyaluran bantuan dilakukan secara proporsional agar tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi kerugian yang dialami warga.


“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak, sekaligus menjadi dukungan moril agar mereka dapat segera bangkit kembali,” tambahnya.


Diketahui, kebakaran hebat tersebut terjadi di Jalan Merdeka RT 01 RW 01 Dusun Pasar Lama, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.


Peristiwa itu menghanguskan sedikitnya 15 unit rumah warga di kawasan padat penduduk. Proses pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran yang dibantu masyarakat dengan menggunakan enam unit mesin semprot air.


Setelah berjibaku selama sekitar dua setengah jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material yang dialami warga cukup besar.

 

Tags