Bupati Anton Resmikan Masjid Nur Alfida’ di Tambusai, Wakaf Keluarga Alm. H. Damsir Ali Jadi Amal Jariyah

Palukeadilannews.com

ROKAN HULU – Kehadiran Masjid Nur Alfida’ di Desa Batas, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menjadi simbol kepedulian terhadap kehidupan keagamaan sekaligus wujud bakti seorang anak kepada orang tua. Masjid megah yang dibangun oleh keluarga besar almarhum H. Damsir Ali tersebut diharapkan menjadi pusat ibadah, pendidikan Al-Qur’an, dan kegiatan umat bagi masyarakat setempat.

Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM, menghadiri peresmian Masjid Nur Alfida’ pada Jumat (23/10/2026). Peresmian berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri keluarga besar almarhum H. Damsir Ali serta masyarakat Desa Batas yang menyambut kehadiran rumah ibadah tersebut dengan penuh rasa syukur.

Pembangunan masjid ini tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik yang megah, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang pentingnya mewariskan kebaikan bagi generasi mendatang. Melalui wakaf tersebut, keluarga besar almarhum H. Damsir Ali berharap masyarakat memiliki tempat yang nyaman untuk beribadah, memperdalam ilmu agama, dan mempererat tali silaturahmi.

Masjid Nur Alfida’ juga menjadi bentuk penghormatan dan bakti keluarga kepada almarhum H. Damsir Ali, ayahanda Dr. H. Fajrul Islami, SH., MH. Pembangunan rumah ibadah itu diniatkan sebagai amal jariyah yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pahala yang mengalir bagi almarhum.

Peresmian Berlangsung Khidmat, Diisi Kegiatan Keagamaan

Rangkaian peresmian Masjid Nur Alfida’ diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana religius dalam kegiatan tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang mengajak jamaah memahami keutamaan membangun masjid serta tanggung jawab bersama dalam memakmurkannya.

Dalam ceramah tersebut, disampaikan bahwa pembangunan masjid merupakan salah satu bentuk amal kebaikan yang memiliki nilai besar dalam kehidupan umat Islam. Namun, keberadaan masjid juga harus diiringi dengan kegiatan ibadah yang berkelanjutan, seperti salat berjamaah, pengajian, pendidikan Al-Qur’an, dan berbagai aktivitas keagamaan lainnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemegahan bangunan hendaknya berjalan seiring dengan tumbuhnya semangat masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Masjid yang dibangun dengan niat baik diharapkan tidak hanya ramai ketika peresmian berlangsung, tetapi terus dipenuhi jamaah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, manfaat pembangunan masjid dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Desa Batas dan wilayah sekitarnya.

Suasana haru juga terasa ketika kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim di Desa Batas.

Santunan dan bingkisan diserahkan langsung oleh Bupati Anton bersama Dr. H. Fajrul Islami sebagai wujud rasa syukur sekaligus kepedulian keluarga besar almarhum H. Damsir Ali terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Kegiatan sosial tersebut menambah makna peresmian Masjid Nur Alfida’. Momentum keagamaan tidak hanya menjadi sarana memperkuat hubungan manusia dengan Sang Pencipta, tetapi juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama anak-anak yatim.

Bupati Anton Apresiasi Wakaf Keluarga Besar Almarhum

Dalam sambutannya, Bupati Anton menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada keluarga besar almarhum H. Damsir Ali atas pembangunan serta wakaf Masjid Nur Alfida’ bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan rumah ibadah merupakan kontribusi berharga yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Keberadaan masjid juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, memperkuat persaudaraan, dan menanamkan nilai-nilai akhlak kepada generasi muda.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar almarhum H. Damsir Ali, khususnya kepada anak beliau, Bapak Dr. H. Fajrul Islami, SH., MH, yang telah membangun masjid yang begitu indah dan megah ini. Ini adalah amal jariyah yang luar biasa, yang pahalanya akan terus mengalir untuk almarhum,” ujar Anton.

Bupati menilai, kepedulian keluarga besar almarhum melalui pembangunan masjid patut menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan berkontribusi bagi kepentingan umum.

Pembangunan fasilitas keagamaan, menurut pesan yang disampaikannya, bukan hanya tentang menyediakan tempat untuk melaksanakan ibadah, melainkan juga membuka ruang bagi masyarakat untuk belajar, membangun karakter, dan memperkuat hubungan sosial.

Karena itu, Anton berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan Masjid Nur Alfida’ dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap Masjid Nur Alfida’ ini bisa menjadi pusat ibadah, pusat pendidikan Al-Qur’an, dan pusat kegiatan keumatan. Mari kita makmurkan masjid ini bersama-sama. Jadikan masjid ini sebagai pemersatu umat dan tempat mencetak generasi yang berakhlakul karimah,” tambahnya.

Harapan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan masjid tidak hanya diukur dari bentuk bangunan atau fasilitas yang tersedia, tetapi juga dari sejauh mana masjid mampu menghidupkan kegiatan keagamaan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Dr. Fajrul Islami: Bentuk Bakti kepada Ayahanda

Sementara itu, mewakili keluarga besar, Dr. H. Fajrul Islami, SH., MH, menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Nur Alfida’ merupakan bentuk bakti seorang anak kepada orang tua sekaligus ikhtiar menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, masjid tersebut dibangun dengan niat utama untuk almarhum ayahandanya, H. Damsir Ali. Keluarga berharap rumah ibadah itu menjadi amal jariyah yang terus memberikan manfaat bagi umat.

“Masjid ini kami beri nama Nur Alfida’, dan kami bangun dengan niat utama untuk almarhum ayah kami, H. Damsir Ali. Semoga masjid ini menjadi amal jariyah beliau dan bermanfaat untuk masyarakat Batas dan sekitarnya. Kami mohon doa agar almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Dr. Fajrul dengan penuh haru.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Anton yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri peresmian masjid tersebut. Kehadiran kepala daerah itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar almarhum.

Bagi keluarga, pembangunan Masjid Nur Alfida’ diharapkan menjadi warisan kebaikan yang tidak berhenti pada selesainya proses pembangunan. Masjid tersebut diharapkan terus dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah, menuntut ilmu agama, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Ditandai Penandatanganan Prasasti dan Salat Berjamaah

Puncak kegiatan peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Rokan Hulu Anton bersama keluarga besar almarhum H. Damsir Ali.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan pelaksanaan salat berjamaah perdana di Masjid Nur Alfida’.

Momentum tersebut menjadi awal pemanfaatan masjid sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan masyarakat Desa Batas.

Dengan diresmikannya Masjid Nur Alfida’, masyarakat kini memiliki sarana ibadah yang diharapkan dapat memperkuat kehidupan spiritual sekaligus mempererat persatuan di tengah lingkungan sosial.

Lebih dari sekadar bangunan megah, masjid ini menyimpan pesan tentang ketulusan, bakti kepada orang tua, dan pentingnya meninggalkan warisan yang bermanfaat bagi sesama.

Wakaf keluarga besar almarhum H. Damsir Ali diharapkan menjadi inspirasi bahwa kebaikan yang dibangun dengan niat tulus dapat terus memberikan manfaat lintas generasi.

Kini, tantangan berikutnya berada di tangan masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan Masjid Nur Alfida’, menjaga fasilitasnya, serta menghidupkan berbagai kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Masjid Nur Alfida’ diharapkan tumbuh menjadi pusat pembinaan umat yang membawa keberkahan bagi Desa Batas, Kecamatan Tambusai, dan Kabupaten Rokan Hulu.

Tags