TAMBANG – Kehadiran Afrizal, S.Ag., M.Ed. sebagai Kepala SMAN 2 Tambang membawa harapan baru bagi kemajuan sekolah. Resmi dilantik pada 26 Mei 2026 dan mulai aktif bertugas sejak 8 Juni 2026, Afrizal berkomitmen membangun budaya sekolah yang berlandaskan kebersamaan, disiplin, dan keteladanan.
Sejak hari pertama bertugas, proses transisi kepemimpinan berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan. Berbagai rapat koordinasi dan perkenalan bersama guru serta tenaga kependidikan dilakukan guna menyamakan langkah dalam mewujudkan visi sekolah ke depan.
“Sejak saya diantar untuk menjalankan tugas oleh pengawas pembina, proses transisi berjalan sangat baik. Memang masih ada tahapan formal yang akan berlangsung beberapa hari ke depan, tetapi komunikasi dan koordinasi sudah mulai dibangun sejak awal,” ujar Afrizal.
Bagi Afrizal, lingkungan SMAN 2 Tambang bukan hal yang asing. Ia telah mengenal banyak guru yang bertugas di sekolah tersebut dan menganggap hubungan yang terjalin selama ini sebagai modal penting dalam membangun kolaborasi.
“Saya bersyukur memiliki hubungan yang baik dengan rekan-rekan guru. Banyak yang sudah bersama-sama berjuang selama bertahun-tahun. Hubungan itu sudah seperti keluarga,” ungkapnya.
Pengalaman selama sebelas tahun menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan di SMAN 1 Air Tiris menjadi bekal berharga dalam memimpin. Menurutnya, keberhasilan sekolah tidak hanya ditentukan oleh program kerja atau fasilitas, melainkan oleh kesamaan visi seluruh warga sekolah.
“Jika seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan memiliki pola pikir yang sama tentang tujuan pendidikan, maka program apa pun akan lebih mudah dijalankan,” jelasnya.
Salah satu fokus utama yang ingin dibangun adalah budaya disiplin. Namun, menurut Afrizal, disiplin harus dimulai dari guru dan tenaga kependidikan sebelum diterapkan kepada siswa.
“Jangan berbicara tentang disiplin siswa jika guru belum disiplin. Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat setiap hari. Keteladanan jauh lebih kuat daripada sekadar nasihat,” tegasnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebiasaannya hadir lebih awal di sekolah. Selama menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, ia terbiasa berdiri di gerbang setiap pagi untuk menyambut guru dan siswa, dan kebiasaan itu akan terus dilanjutkannya di SMAN 2 Tambang.
“Selama sebelas tahun saya terbiasa berdiri di gerbang sekolah setiap pagi menyambut guru dan siswa. Kebiasaan itu akan tetap saya lanjutkan di SMAN 2 Tambang,” katanya.
Dalam masa awal kepemimpinannya, Afrizal juga melakukan peninjauan ke berbagai sudut sekolah untuk melihat kondisi sarana dan prasarana sekaligus mendengar langsung aspirasi guru dan tenaga kependidikan.
“Saya datang bukan untuk mencari kesalahan. Saya datang untuk mendengar, memahami, dan bersama-sama mencari solusi. Sekolah ini memiliki banyak potensi yang harus dikembangkan,” ujarnya saat dijumpai wartawan diruang kerjany,(10/6/26).
Dari hasil pengamatannya, ia menilai SMAN 2 Tambang memiliki modal yang kuat untuk terus berkembang. Semangat kerja para guru dan suasana sekolah yang kondusif menjadi kekuatan utama dalam mendorong inovasi pendidikan.
“Saya melihat suasana sekolah ini sangat baik. Guru-gurunya memiliki kemampuan luar biasa. Ini membuat saya semakin yakin bahwa sekolah ini bisa berkembang lebih maju lagi,” katanya.
Afrizal juga menegaskan komitmennya untuk memberikan ruang kepada seluruh guru dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi. Menurutnya, setiap potensi yang dimiliki warga sekolah harus mendapat kesempatan untuk berkembang.
“Tidak ada potensi yang akan diabaikan. Sekecil apa pun kontribusi seseorang akan dihargai. Tugas saya adalah memberikan kesempatan dan dukungan agar semua bisa berkembang,” jelasnya.
Dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan kolaborasi, Afrizal optimistis SMAN 2 Tambang mampu meraih berbagai kemajuan, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter peserta didik.
“Dengan kebersamaan, disiplin, dan komitmen yang sama, saya optimistis SMAN 2 Tambang akan mampu mencapai berbagai kemajuan yang selama ini diharapkan oleh seluruh warga sekolah,” tutupnya.
(*06/raisya)

