Sapi Kurban Presiden Prabowo Berbobot 970 Kilogram Siap Disembelih di Rohil, Berasal dari Peternak Lokal

Palukeadilannews.com

BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memastikan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah siap disembelih pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hewan kurban berbobot 970 kilogram itu dipastikan dalam kondisi sehat setelah melalui serangkaian pemeriksaan oleh tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Rohil.


Kepala DKPP Rohil, Cicik Mawardi Athar, mengatakan sapi kurban Presiden telah dipilih melalui proses seleksi yang ketat. Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan untuk memastikan hewan tersebut memenuhi syarat sebagai hewan kurban.


“Alhamdulillah, sapi kurban dari Presiden sudah kami tentukan dan kondisinya siap untuk disembelih. Beratnya mencapai 970 kilogram,” ujar Cicik, Rabu (6/5/2026).


Ia menjelaskan, sapi tersebut merupakan hasil pembinaan kelompok tani oleh DKPP Rohil yang berada di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan. Hewan kurban itu merupakan persilangan antara sapi Brahman Cross dan sapi Bali, jenis yang dikenal memiliki postur besar, daya tahan tinggi terhadap iklim tropis, serta kualitas daging yang baik.


Menurut Cicik, sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban bantuan Presiden, tim DKPP telah melakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan secara menyeluruh.“Kami sudah memastikan kondisi kesehatannya baik dan layak dijadikan hewan kurban,” katanya.


Sapi bantuan Presiden itu direncanakan akan disembelih di Kecamatan Bangko Pusako. Penetapan lokasi tersebut diharapkan dapat memudahkan proses penyaluran daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima.


Keberadaan sapi berbobot hampir satu ton itu juga menjadi perhatian masyarakat. Selain karena ukurannya yang besar, hewan kurban tersebut merupakan hasil peternakan lokal binaan pemerintah daerah, sehingga menjadi kebanggaan tersendiri bagi para peternak di Rokan Hilir.


Pemkab Rohil menilai bantuan hewan kurban dari Presiden tidak hanya menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah, tetapi juga menjadi motivasi bagi peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas budidaya ternak.


Melalui momentum Iduladha, diharapkan penyaluran daging kurban dapat memperkuat semangat berbagi, kepedulian sosial, dan kebersamaan di tengah masyarakat.


“Bantuan ini bukan sekadar simbol, tetapi menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat serta mempererat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial,” tutup Cicik.


*Tim red

 

Tags