Pasir Pengaraian – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan melalui kegiatan bantuan sosial yang dilaksanakan pada Selasa (19/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Lapas turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan, khususnya para pedagang kecil dan penyandang disabilitas di kawasan pasar modern Pasir Pengaraian.
Sebanyak 10 paket bantuan sosial dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh petugas Lapas sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta komitmen Pemasyarakatan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Para penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pihak Lapas Pasir Pangarayan. Tidak sedikit warga yang mengaku tersentuh karena bantuan tersebut diberikan secara langsung dengan pendekatan yang humanis dan penuh kekeluargaan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, mengatakan bahwa kegiatan bantuan sosial ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan oleh jajaran Lapas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan di dalam Lapas, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat luas.
“Hari ini kami kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial yang rutin dilakukan setiap bulan. Bantuan kami salurkan kepada para pedagang kecil di pasar modern serta penyandang disabilitas yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk perhatian kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun hubungan harmonis antara institusi Pemasyarakatan dengan masyarakat. Dengan hadir langsung di tengah warga, pihaknya ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan memiliki nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat berbagi.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, para petugas Lapas tampak berinteraksi hangat dengan masyarakat. Mereka menyapa para pedagang satu per satu dan menyerahkan bantuan dengan penuh rasa hormat. Suasana sederhana namun penuh makna itu menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus dilakukan dalam skala besar, tetapi bisa dimulai dari langkah kecil yang memberikan dampak nyata.
Para pedagang yang menerima bantuan mengaku merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, bantuan sosial seperti ini dinilai sangat berarti bagi masyarakat kecil yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup.
Selain para pedagang, bantuan juga diberikan kepada penyandang disabilitas yang berada di kawasan pasar modern. Kehadiran jajaran Lapas yang memberikan perhatian kepada kelompok rentan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Banyak warga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Kegiatan bantuan sosial ini sekaligus menjadi implementasi dari motto Pemasyarakatan, yakni “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat”. Motto tersebut menjadi semangat bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan terhadap warga binaan, Pemasyarakatan juga terus berupaya membangun citra yang humanis dan dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Di samping itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Tahun 2026. Salah satu fokus program tersebut adalah mendorong seluruh unit pelaksana teknis Pemasyarakatan dan Imigrasi untuk aktif melakukan kegiatan bakti sosial dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan sekitar.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap kehadiran institusi Pemasyarakatan dapat dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat luas. Tidak hanya sebagai tempat pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai institusi yang mampu memberikan kontribusi sosial yang positif.
Kegiatan sosial yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan ini juga menjadi bentuk penguatan nilai gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Dalam kehidupan sosial, kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu fondasi penting untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling mendukung.
Dengan adanya kegiatan bantuan sosial tersebut, diharapkan hubungan baik antara Lapas dan masyarakat dapat terus terjalin dengan erat. Masyarakat pun diharapkan semakin memahami bahwa Pemasyarakatan hadir bukan hanya menjalankan tugas pembinaan, tetapi juga membawa semangat kepedulian dan pengabdian sosial.
Ke depan, Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Baik melalui bantuan sosial, kegiatan kemanusiaan, maupun program pemberdayaan lainnya, jajaran Lapas ingin terus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Semangat berbagi dan kepedulian yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan akan selalu menjadi bagian penting dalam setiap langkah pengabdian Pemasyarakatan kepada masyarakat.
(*06/raisya)

