Baznas Pekanbaru Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sukajadi, Dorong Pemulihan Ekonomi Warga

Palukeadilannews.com

PEKANBARU — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekanbaru, Endar Muda, menegaskan komitmen lembaganya dalam membantu masyarakat terdampak musibah, khususnya korban kebakaran di Kecamatan Sukajadi. 


Hal tersebut disampaikan saat penyaluran bantuan kepada delapan kepala keluarga (KK) yang rumahnya hangus terbakar beberapa hari lalu.


Endar menyebut, bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari program tanggap darurat Baznas untuk meringankan beban korban sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.


“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian Baznas terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Kami berharap dapat membantu kebutuhan mendesak sekaligus menjadi penyemangat bagi korban untuk bangkit,” ujarnya.


Baznas Kota Pekanbaru menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta yang dibagi rata kepada delapan KK terdampak. Masing-masing keluarga menerima Rp2,5 juta untuk kebutuhan mendesak seperti tempat tinggal sementara, perlengkapan rumah tangga, dan kebutuhan harian.


Endar menegaskan, bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dikelola secara amanah dan transparan.


“Kami memastikan penyaluran tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.


Dalam penyaluran bantuan ini, Baznas juga bersinergi dengan Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp52 juta, terdiri dari Rp20 juta dari Baznas dan Rp32 juta dari BRK Syariah. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, pada Rabu (1/4/2026).


Selain bantuan konsumtif, Endar juga menekankan pentingnya dukungan produktif bagi korban agar dapat kembali mandiri secara ekonomi.


“Kami mendorong bantuan yang bisa dimanfaatkan sebagai modal usaha, sehingga korban tidak hanya bergantung pada bantuan jangka pendek,” jelasnya.


Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Koperasi dan UMKM turut memberikan bantuan berupa gerobak usaha lengkap senilai Rp20 juta sebagai upaya membantu korban membangun kembali sumber penghidupan.


Sementara itu, Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru juga menyalurkan bantuan logistik seperti sembako, tenda, kasur, pakaian, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak.


Endar mengapresiasi respons cepat pemerintah kota dan berbagai pihak dalam menangani musibah tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan sektor perbankan menjadi kunci utama dalam penanganan bencana.


“Kepedulian bersama ini menunjukkan solidaritas sosial masyarakat Pekanbaru masih sangat kuat,” katanya.


Ia juga mengingatkan pentingnya upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, termasuk edukasi terkait bahaya kebakaran dan penggunaan instalasi listrik yang aman.


Diketahui, kebakaran terjadi pada Senin (30/3/2026) siang di Jalan Pepaya, Kelurahan Pulau Karomah, Kecamatan Sukajadi. Delapan unit rumah semi permanen hangus dilalap api yang diduga berasal dari korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material cukup besar.


Salah seorang korban mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan.


“Kami bersyukur atas bantuan ini. Sangat membantu kami untuk kebutuhan sementara sambil berusaha bangkit kembali,” ujarnya.


Menutup keterangannya, Endar menegaskan Baznas akan terus hadir membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat.


“Kami akan terus berupaya memberikan manfaat dan mendampingi masyarakat agar bisa bangkit dan menata kembali kehidupan mereka,” tutupnya.

 

Tags