KUANSING – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan, kali ini dipusatkan di Desa Sukamaju, Kecamatan Singingi Hilir, Selasa (10/3/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby. Ia hadir bersama Ketua TP PKK Kuansing Hj. Yulia Herma Suhardiman, Sekretaris Daerah Zulkarnaen, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Rombongan pemerintah daerah disambut Camat Singingi Hilir Andhy Syamsul, tokoh masyarakat Kiyai H. Sukiman, unsur Forkopimcam, pengurus lembaga desa, BUMDes Maju Jaya Sejahtera, KUD Margodadi, serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat Desa Sukamaju dan wilayah Kecamatan Singingi Hilir.
Bupati Suhardiman menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan perhatian lebih terhadap wilayah yang mampu meningkatkan realisasi pajak daerah. Menurutnya, kontribusi masyarakat melalui pajak menjadi salah satu indikator dalam menentukan prioritas pembangunan.
“Di tengah keterbatasan anggaran, daerah yang realisasi pajaknya tinggi tentu akan menjadi perhatian. Dana pembangunan akan kita kembalikan lagi ke wilayah tersebut,” ujarnya.
Ia mencontohkan, apabila realisasi pajak dari Kecamatan Singingi Hilir meningkat, maka peluang pembangunan di wilayah tersebut juga akan lebih diprioritaskan oleh pemerintah daerah.
Selain membahas soal pendapatan daerah, Suhardiman juga menyinggung persoalan konflik yang melibatkan perusahaan perkebunan di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, kata dia, telah mengusulkan pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Wanasari Nusantara kepada pemerintah pusat.
Usulan tersebut diajukan setelah muncul sejumlah persoalan di lapangan, termasuk konflik antara perusahaan dan masyarakat.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berkewajiban memastikan pengelolaan lahan perkebunan berjalan sesuai ketentuan serta tidak merugikan masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan Safari Ramadan itu, Bupati juga menanggapi laporan mengenai kondisi salah satu sekolah dasar di Desa Sungai Paku yang disebut mengalami kerusakan. Ia langsung meminta Dinas Pendidikan untuk segera melakukan pengecekan dan mengambil langkah perbaikan jika diperlukan.
“Segera ditinjau oleh Dinas Pendidikan. Jika memang ada kerusakan, kita akan segera lakukan perbaikan,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Singingi Hilir Andhy Syamsul menyampaikan bahwa masyarakat di wilayahnya berharap adanya peningkatan status jalan alternatif yang melintasi Singingi Hilir menjadi jalan provinsi.
Menurutnya, peningkatan status jalan tersebut sudah lama menjadi aspirasi masyarakat karena dinilai penting untuk memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Masyarakat sangat mendukung jika jalan alternatif ini dapat ditingkatkan menjadi jalan provinsi. Harapan ini sudah lama disampaikan oleh masyarakat,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat Singingi Hilir dalam membayar pajak daerah tergolong tinggi, bahkan termasuk yang terbaik di Kabupaten Kuantan Singingi.
Menanggapi usulan tersebut, Bupati Suhardiman meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan peninjauan lapangan terkait kondisi jalan di Desa Sukamaju.
Menurutnya, usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat akan dikaji sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
“Jika kondisi keuangan daerah memungkinkan, tentu akan kita upayakan untuk dibangun,” tutupnya.
Di sisi lain, perusahaan yang beroperasi di wilayah Singingi Hilir juga turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur. Humas PT AA dan PT SAR, Drs. H. Alzekrillah Syaf, menyampaikan bahwa pihak perusahaan rutin membantu perbaikan jalan di wilayah tersebut.
“Di Kabupaten Kuansing, khususnya Singingi Hilir, selain bermitra dengan beberapa KUD untuk meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat, kami juga menjalankan program community development, di antaranya memberikan sumbangsih terhadap perbaikan jalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perbaikan jalan poros dari arah Kotobaru menuju Desa Muara Bahan hingga Desa Bukit Raya dilakukan hingga tiga kali dalam setahun.
Selain itu, perusahaan juga aktif mendukung berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari event nasional seperti Pacu Jalur, peringatan 17 Agustus, Tilawatil Qur’an, hingga berbagai kegiatan sosial dan kegiatan desa lainnya.
“PT AA dan PT SAR hadir bukan hanya untuk mengambil keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(ADV)


