PPSW Gelar Diseminasi Program DIGDAYA di Pekanbaru, Wawako: Pemerintah Siap Berkolaborasi

Palukeadilannews.com

Pekanbaru – Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas generasi muda melalui penyelenggaraan Diseminasi Program DIGDAYA (Digital untuk Pemuda Berkarya), sebuah program literasi digital yang dirancang untuk memperluas akses anak muda terhadap peluang kerja dan peningkatan kompetensi.


Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Kapasitas dan Kemandirian Anak Muda Melalui Literasi Digital dan Peningkatan Kompetensi Kerja” ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, Datuk Muda Setia Amanah H. Makarius Anwar, ST., MT.


Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota memberikan apresiasi tinggi terhadap PPSW Riau yang dinilai berhasil menghadirkan program peningkatan kapasitas anak muda yang relevan dengan perkembangan zaman.


“Kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius karena banyak ilmu yang akan diperoleh dari narasumber. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Diseminasi Program DIGDAYA secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT selalu memberikan rahmat dan hidayah-Nya,” ucapnya.


Makarius Anwar juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru siap berkolaborasi untuk memperkuat implementasi DIGDAYA.


“Pemko Pekanbaru siap mendukung dan bersinergi dengan program DIGDAYA, terutama dalam implementasinya di OPD dan instansi terkait,” tegasnya.


Paparan PPSW Riau: 630 Penerima Manfaat di 2024, 330 Anak Muda Terlibat di 2025

Apsiah, Koordinator Program PPSW Riau yang mewakili Direktur PPSW Riau Herlia Santi, memaparkan perjalanan dan capaian DIGDAYA sejak dilaksanakan di wilayah Riau.


Program DIGDAYA merupakan inisiatif literasi digital dari Asosiasi PPSW dengan dukungan Boeing Corp dan The Asia Foundation. Program ini dilaksanakan di lima wilayah dampingan: Aceh, Borneo, Pasoendan Digdaya, Riau, dan Kelompok Perempuan Nina Rinjani NTB.


Pada periode 2024, PPSW Riau sukses melibatkan:

11 volunteer di Pekanbaru

10 volunteer di Bangkinang

630 penerima manfaat


Memasuki periode ke-3 tahun 2025, program kembali dilaksanakan di Pekanbaru dengan materi yang lebih relevan terhadap kebutuhan dunia kerja digital, seperti:

Pengenalan teknologi AI untuk pencarian kerja, pembuatan CV, dan interview online

Peluang menjadi affiliate E-commerce

Peluang kerja freelance melalui platform digital

Sebanyak 330 anak muda Pekanbaru berhasil dilatih, setelah 11 volunteer turun langsung menjaring peserta dari berbagai kelurahan.


“Ada 330 anak muda yang pengetahuan literasi digitalnya meningkat signifikan tahun ini,” jelas Apsiah.


Kolaborasi dengan Banyak Pihak dan Tantangan Lapangan

Untuk memperluas jangkauan program, PPSW Riau telah melakukan audiensi dengan sejumlah pihak strategis, seperti:

Bappeda Kota Pekanbaru

Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak


Kwarda Gerakan Pramuka Riau Meski berjalan lancar, PPSW Riau mencatat beberapa kendala seperti jaringan internet tidak stabil serta kesulitan akses pada portal pencarian kerja. Namun seluruh tantangan berhasil diatasi melalui koordinasi tim.


Harapan untuk Keberlanjutan Program Direktur PPSW Riau, Herlia Santi, yang mengikuti secara daring, menyampaikan harapan agar program DIGDAYA dapat berkelanjutan dan bahkan diadopsi dalam perencanaan pembangunan daerah.


“Materi dalam DIGDAYA ini sangat dibutuhkan generasi muda. Dunia terus bergerak ke arah digital, dan mereka harus siap dengan tantangan dan peluangnya.”


Ia menegaskan kesiapan PPSW Riau dalam berkolaborasi dengan berbagai stakeholder.

“Kami siap bekerja sama dengan semua pihak demi keberlanjutan program ini,” tutupnya.


Acara Berlangsung Lancar Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat, perwakilan instansi, akademisi, NGO, serta Penerima Manfaat program. Selain hadir secara luring, kegiatan juga diikuti secara daring oleh peserta dari Asosiasi PPSW, The Asia Foundation, serta Boeing Indonesia.


Acara berlangsung lancar hingga sesi penutup yang diisi dengan diskusi interaktif.

 

Tags