Pekanbaru, INFO_PAS – Sebuah momen bersejarah bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) berlangsung pada Rabu (5/11/2025) di Nusakambangan.
Kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara Kemenimipas dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dirangkaikan dengan pemberian penghargaan serta pembukaan program pembinaan mental pegawai.
Acara ini juga diikuti secara virtual oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama seluruh jajaran pejabat struktural Lapas Pekanbaru.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu petugas terbaik Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Junedy Manik, menerima Penghargaan Anugraha Wira Wibawa Dharmesti Pratama.
Penghargaan bergengsi ini diberikan atas dedikasi dan keberaniannya dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Pekanbaru.
“Kami sangat mengapresiasi ketelitian dan kewaspadaan saudara Junedy Manik dalam pelaksanaan tugas.
Keberhasilannya menggagalkan penyelundupan narkoba merupakan bukti nyata komitmen kami dalam memerangi peredaran barang terlarang di lingkungan Lapas Pekanbaru,” ujar Yuniarto usai menyerahkan secara simbolis Petikan Keputusan Menimipas tentang pemberian penghargaan tersebut.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penerima penghargaan dan menekankan pentingnya integritas serta sinergi antarinstansi.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan atas dedikasi dan integritas para insan Kemenimipas yang telah menjalankan tugasnya dengan luar biasa,” tegas Menteri.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan KKP merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan keimigrasian di wilayah perairan sekaligus membuka peluang pembinaan bagi warga binaan di sektor kelautan dan perikanan.
Selain pemberian penghargaan, kegiatan ini juga menandai dimulainya program pembinaan mental bagi pegawai Kemenimipas, yang bertujuan meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kesadaran spiritual dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menutup kegiatan, Yuniarto berharap penghargaan yang diraih Junedy Manik dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran Lapas Pekanbaru.
“Semoga prestasi ini memotivasi seluruh petugas untuk terus bekerja dengan penuh dedikasi, disiplin, dan integritas demi mewujudkan Lapas Pekanbaru yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba,” pungkasnya.

