Kegiatan ini digelar di Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, pada Selasa (28/4/2026) siang, dan berlangsung dengan penuh keakraban serta antusiasme masyarakat.
Reses kali ini mengangkat tema “Menyerap serta menyalurkan aspirasi masyarakat daerah pemilihan I, meliputi Kecamatan Rambah Samo, Rambah, dan Bangun Purba.” Tema tersebut mencerminkan komitmen kuat untuk memastikan bahwa suara masyarakat benar-benar didengar dan diperjuangkan di tingkat legislatif.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, perangkat desa, hingga warga setempat yang hadir untuk menyampaikan berbagai persoalan dan harapan mereka. Kehadiran masyarakat dalam jumlah yang cukup besar menunjukkan tingginya harapan terhadap peran wakil rakyat dalam membawa perubahan nyata di daerah.
Dalam sambutannya, Sapran mengawali dengan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepadanya. Ia menyadari bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pertama, saya mengucapkan terima kasih atas kekompakan dan kerja sama kita semua. Alhamdulillah, saya diberi amanah untuk lima tahun ke depan duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu sebagai wakil dari masyarakat,” ungkapnya di hadapan para peserta reses.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jabatan sebagai anggota DPRD bukanlah sekadar posisi formal, melainkan tanggung jawab moral yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin demi kepentingan bersama.
Sapran juga menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan amanah tersebut. Ia membutuhkan dukungan, bimbingan, serta nasihat dari para tokoh masyarakat agar setiap langkah yang diambil tetap berada pada jalur yang benar dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Saya juga butuh bimbingan, nasihat, dan tunjuk ajar dari para tokoh agar ke depannya jabatan ini bisa saya jalankan dengan baik, sehingga amanah yang saya dapatkan bisa membawa manfaat bagi masyarakat,” tambahnya dengan penuh harap.
Dalam kesempatan itu, Sapran menjelaskan pentingnya kegiatan reses sebagai sarana komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat. Menurutnya, reses bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi momen penting untuk menyerap aspirasi secara langsung tanpa perantara.
“Reses adalah momen kami untuk turun langsung, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, dan memastikan bahwa program pembangunan dari pusat benar-benar sampai ke daerah,” jelasnya.
Selama berlangsungnya kegiatan, masyarakat secara aktif menyampaikan berbagai aspirasi. Beberapa di antaranya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat desa. Aspirasi tersebut mencerminkan kebutuhan nyata yang dirasakan langsung oleh warga sehari-hari.
Sapran menyambut baik setiap masukan yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa semua aspirasi yang masuk akan dicatat dan dijadikan bahan untuk dibahas dalam rapat-rapat di DPRD. Ia juga berjanji akan mengawal setiap usulan tersebut agar dapat direalisasikan sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan dan mengawal kebijakan yang diambil. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus terlibat dalam proses pembangunan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam menciptakan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan setiap program yang direncanakan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal.
“Kami akan membawa dan memperjuangkan seluruh aspirasi yang telah disampaikan masyarakat. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” tegasnya.
Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat. Suasana dialog yang terbuka dan penuh kekeluargaan menciptakan ruang diskusi yang konstruktif dan produktif.
Di akhir kegiatan, masyarakat berharap agar hasil dari reses ini benar-benar dapat ditindaklanjuti dan tidak berhenti pada tahap penyampaian saja. Mereka menaruh harapan besar agar setiap aspirasi yang telah disampaikan dapat diwujudkan dalam bentuk program nyata yang dirasakan langsung manfaatnya.
Dengan dilaksanakannya reses ini, diharapkan jembatan komunikasi antara masyarakat dan DPRD semakin kuat, serta mampu mendorong pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Rokan Hulu, khususnya di wilayah daerah pemilihan.
(*06/raisya)

