Pemkab Rohil Tertibkan PKL di Pusat Kota Bagansiapiapi, Pedagang Direlokasi ke Pasar Resmi

Palukeadilannews.com

BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) melaksanakan operasi gabungan untuk menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan trotoar kawasan pusat Kota Bagansiapiapi, Kamis (22/1/2026). Penertiban ini dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus mengurangi kepadatan arus lalu lintas di ibu kota kabupaten.


Operasi terpadu tersebut dipimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rohil Acil Rustianto bersama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar) M. Fauzi, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotika) Juliandra, serta Camat Bangko Aspri Mulya. Kegiatan ini juga mendapat dukungan personel TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan.


Kasatpol PP Rohil, Acil Rustianto, menegaskan bahwa penertiban tersebut bukan tindakan mendadak. Menurutnya, pemerintah telah melakukan pembinaan sejak Agustus 2025 melalui sosialisasi serta pemberian Surat Peringatan (SP) 1 hingga SP 3 kepada para pedagang.


"Pelaksanaan hari ini berjalan kondusif. Kami tegaskan ini bukan penggusuran, melainkan penertiban. Pemerintah mengarahkan pedagang kembali ke lokasi resmi seperti Pasar Bintang dan Pasar Datuk Rubiah agar wajah ibu kota tetap tertib dan nyaman," ujar Acil.


Ia menambahkan, langkah tersebut bertujuan menciptakan ketertiban umum tanpa menghilangkan kesempatan masyarakat untuk tetap menjalankan usahanya.


Sementara itu, Kepala Disperindagsar Rohil, M. Fauzi, memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas yang memadai bagi para pedagang di lokasi relokasi, yakni Pasar Bintang di Jalan Bintang Hilir.


Menurut Fauzi, seluruh lapak di Pasar Bintang siap dimanfaatkan secara optimal. Pihaknya juga akan terus mengawasi proses penempatan pedagang agar pembagian lapak berlangsung secara adil dan tertib. Bahkan, petugas gabungan turut membantu memindahkan barang dagangan menggunakan armada milik pemerintah daerah menuju lokasi relokasi.


Camat Bangko, Aspri Mulya, mengajak seluruh masyarakat mendukung penataan kota demi menjaga keindahan Bagansiapiapi yang dikenal memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat.


Penertiban tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengguna jalan mengaku merasakan langsung manfaatnya karena ruas jalan menjadi lebih lapang, arus kendaraan lebih lancar, dan trotoar kembali dapat digunakan oleh pejalan kaki.


"Kondisi jalan kini terasa lebih lapang, arus lalu lintas lancar, dan pejalan kaki merasa lebih aman karena trotoar sudah kembali ke fungsinya," ujar salah seorang warga.


Melalui penataan ini, Pemkab Rohil berharap fungsi ruang publik dapat terjaga secara berkelanjutan, sekaligus mendorong aktivitas perdagangan berlangsung di kawasan pasar yang lebih tertata, aman, dan representatif sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan baik.


*Tim red

 

Tags